HDV (Video Definisi Tinggi) adalah salah satu bentuk pertama perekaman video HD, karena sebagian besar perusahaan berusaha keras untuk adopsi TV dan pemutar HD. Tape adalah format berbasis tape yang menggunakan kaset video dengan berbagai ukuran untuk menyimpan video. Format yang lebih baru yang disebut AVCHD (Advanced Video Coding High Definition) telah mengemuka dalam desain yang absurd karena harganya yang murah dan desain yang nyaman. Menghapus kaset demi media yang lebih kecil seperti kartu SD dan hard drive berarti bahwa sebagian besar kamera video AVCHD jauh lebih kecil daripada rekan-rekan HDV mereka.

Pengkodean video dalam HDV menggunakan fitur MPEG-2 / H.262 yang lebih lama, sementara AVCHD menggunakan spesifikasi MPEG-4 / H.264 yang baru. Algoritma pengkodean yang lebih baik digunakan oleh H.264 akan menghasilkan video berkualitas jauh lebih tinggi daripada HDV. Bahkan, AVCHD sering menghasilkan video non-standar dibandingkan dengan HDV. Ini karena kamera AVCHD harus mengompresi video terlalu banyak agar sesuai dengan kecepatan perekaman media penyimpanan. Ketika HDV diinstal pada 25 mbps, kamera AVCHD biasanya memiliki kecepatan 17 Mbps, 13 Mbps atau kurang; terutama dengan kartu memori SD tingkat rendah.

Salah satu kemudahan yang akan Anda miliki saat menggunakan AVCHD adalah dengan mudah menangkap dan menyimpan video Anda ke komputer Anda. Sebagian besar menyediakan antarmuka USB tempat Anda dapat mengunduh file video individual. Selain itu, bagi mereka yang menggunakan kartu SD, Anda dapat melepas dan menempel kartu dengan pembaca. Dengan kamera video HDV, Anda harus memutar konten kaset dan merekamnya menggunakan kartu perekaman video dan perangkat lunak terkait seperti Windows Movie Maker. Anda juga dapat membakar file AVCHD secara otomatis dan mengonversinya langsung ke Blu-ray, membuat berbagi video menjadi lebih mudah. Karena format HDV tidak kompatibel dengan Blu-ray, Anda perlu memproses video terlebih dahulu, yang bisa memakan waktu lama.

Ringkasan:

1. HDV terutama format berbasis tape, dan AVCHD adalah format gratis

2. Kamera HDV biasanya lebih besar dari kamera AVCHD

3. HDV menggunakan MPEG-2 / H.262, AVCHD menggunakan MPEG-4 / H.264

4. Rekaman HDV pada bitrate jauh lebih tinggi daripada AVCHD

5. Jauh lebih mudah untuk merekam video dari kamera AVCHD daripada HDV

6. AVCHD memiliki kemampuan untuk menyalakan Blu-ray secara langsung tanpa adanya HDV

Referensi