Sastra dan sastra

Pria berkomunikasi satu sama lain menggunakan bahasa. Ini adalah pemahaman umum yang mengacu pada fakultas mental atau organ yang memungkinkan seseorang untuk belajar bagaimana menghasilkan dan memahami kata-kata. Ini adalah perkembangan otak manusia sejak lahir dan unik.

Ini memberi laki-laki kesempatan untuk berinteraksi dan berkolaborasi satu sama lain melalui sistem yang dimaksud dengan simbol dan simbol formal. Itu diatur oleh aturan dan bahasa bisa literal atau kiasan. "Bahasa Rohani" berarti kata-kata yang tidak menyimpang dari arti tepatnya. Apa yang mereka maksud dengan penggunaan umum. Kata-kata yang tidak mengandung simbol dan berlebihan hanya memiliki satu makna yang jelas.

Bahasa sastra mengekspresikan sesuatu dengan jelas dan tepat, sehingga sangat mudah dimengerti. Contohnya adalah definisi kata dalam kamus dan bagaimana kata itu didefinisikan. Ini benar-benar tidak melibatkan proses berurutan dalam bahasa untuk mendapatkan arti kata yang sebenarnya.

Di sisi lain, "bahasa kiasan" berarti sekelompok kata atau kata-kata yang mengubah makna dan makna kata-kata. Ini melampaui makna kata secara harfiah untuk memiliki makna atau efek khusus. Ini melibatkan berlebihan dan menghasilkan retorika, lokasi, atau bentuk pidato:

Aliterasi atau pengulangan bunyi awal dengan kata yang berdekatan. Kesamaan atau kesamaan suara dalam kata atau suku kata. Kata atau frasa yang klise atau sangat familier. Hiperbola atau berlebihan konyol. Idioma atau bahasa tertentu dari sekelompok orang. Untuk membandingkan metafora atau dua spesies, bukannya satu untuk menunjukkan kesamaan mereka. Sebut onomatopoeia atau benda atau gerakan dengan meniru suara. Memberikan kepribadian atau benda-benda dan kualitas manusia lainnya ke benda mati. Gunakan kata "suka" dan "suka" biasanya untuk membandingkan atau membedakan dua hal yang berbeda.

Mengikat kata atau menambah makna. Pikiran manusia memiliki kerangka kerja kognitif yang dirancang untuk membantu kita mengingat hal-hal dan kata-kata tertentu sedemikian rupa sehingga ketika kita menjumpainya, kita segera memahami maknanya, tetapi kita juga tahu artinya. juga. Contoh: Ilustrasi: Hujan kucing dan anjing. T: Kami sedang hujan. Resmi: Sahabatku baru saja meninggal. T: Sahabat saya baru saja meninggal. Ringkasan:

1.Figurative language berarti sekelompok kata atau kata-kata yang berarti sesuatu yang lain, secara harfiah sekelompok kata atau kata-kata yang benar-benar berarti apa yang mereka maksudkan. 2. Jika kata-kata diubah dalam bahasa kiasan, tidak ada kata-kata. 3. Bahasa tradisional mengungkapkan pikiran dan kata-kata dengan cara yang jelas dan spesifik, yang membuatnya lebih dimengerti, dan bahasa kiasan tidak jelas sebagai pengganti satu kata. 4. Glosarium adalah kata yang kita ingat ketika kita menemukan hal-hal atau kata-kata yang pernah kita temui sebelumnya.

Referensi